Selasa, 19 Juli 2016

Sosok Inspiratif : Taruna Samawa dengan Prestasi Gemilang

Standard
Usianya masih 22 tahun, namun Ardiansyah yang kerap kali disapa emen ini telah meraih segudang prestasi. Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mataram asal dusun Empang, Labuhan Sumbawa ini berhasil menjadi delegasi terbaik dalam ASEAN Youtex Malaysia-Singapura januari 2016 yang diselenggarakan oleh Indonesian Youth Leaders Allieance. Kemudian pada bulan maret 2016, emen kembali lagi mengikuti kegiatan Asean Youth Excursion di Bangkok, Thailand. Namun kali ini emen bukan lagi menjadi peserta kegiatan melainkan menjadi fasilitator dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya di negara Thailand, emen pun dipercayakan menjadi fasilitator dibeberapa negara ASEAN lainnya.

Bagi emen,menjadi seorang fasilitator sebenarnya sebuah tantangan apalagi dinegeri orang. Tugas utama sebagai fasilitator adalah bagaimana kita membantu peserta Asean Youtex dalam hal Market Research. Sehingga tantangan terbesarnya adalah harus memahami keadaan Bangkok, Thailand, ungkapnya.
  
Remaja kelahiran kupang 2 april 1994 ini, meniti karir dari organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas hingga tingkat nasional. setiap organisasi yang emen geluti, ia selalu berprinsip ALL OUT, tetap melakukan yang terbaik. Jiwa leadership yang telah tertanam di dalam diri emen bahkan di implementasikan dalam kehidupan sosial sehari-hari, baik dalam lingkungan formal maupun informal. Itu terbukti dengan dilakukannya kegiatan bakti sosial untuk panti asuhan dan desa-desa kecil di pulau lombok serta pemberian motivasi belajar pada siswa SMA didaerah terpencil pulau lombok. 

Ditanya mengenai kegiatan emen untuk Sumbawa, ia mengungkapkan bahwa untuk sumbawa kita masih garap karena saya jarang pulang kesumbawa, namun ada beberapa hal yang saya lakukan yaitu mempromosikan kebudayaan ataupun pariwisata Sumbawa ketingkat nasional maupun internasional.

Dalam perjalanan karir, begitu banyak proses yang emen hadapi, namun dalam proses-proses tersebut ia jalani dengan penuh kesabaran dan sungguh-sungguh. Setiap proses itulah yang akhirnya meningkatkan rasa percaya orang lain kepadanya. Karena Setiap proses kecil itulah pada akhirnya emen mampu mendapatkan kesempatan untuk meraih prestasi. 


Menurut emen, semua kesuksesan yang dia peroleh tidak lepas dari doa dan dorongan kedua orang tua serta keluarga besarnya. Yang walaupun dilihat dari keadaan ekonomi keluarganya yang serba berkecukupan, kedua orang tua emen mengaku tidak mungkin mampu membiayai seluruh biaya perjalanannya selama ini. Namun hal tersebut tidak menyurutkan tekad emen dalam menggapai prestasinya. Disinggung mengenai biaya saat ia menjadi peserta kegiatan Asean Youth Excursion emen hanya memperoleh bantuan biaya dari pihak kampus, namun ketika ia menjadi fasilitator, sebagian besar biaya ditanggung pihak Indonesia Youth Leader Alliance selaku pelaksana dan beberapa bantuan dari dosen.  

Riwayat pendidikan :
· SDN 1 Sumbawa Besar.
· SMPN 2 Sumbawa Besar.
· SMAN 1 Sumbawa Besar

Prestasi  :
· Mendapat gelar “Indonesia Best Leader” dalam ajang “President Youth Leadership Camp 2013.
· 15 Essay terbaik “Layak Prestasi” dalam ajang Andalas Essay Competition 2014 di padang.
· The Best Group Project Presentation dalam kegiatan Indonesia Youth Culture Exchange 2015.
· Juara III lomba karya tulis ilmiah “Temu Ilmiah Mahasiswa Bidikmisi Se-Bali Nusra 2015”.
· Delegasi terpilih ASEAN Youtex Malaysia-Singapura januari 2016
· Delegasi terbaik ASEAN Youtex Malaysia-Singapura januari 2016
· Fasilitator ASEAN Youtex Excursion Bangkok, Thailand 22-27 maret 2016
· Fasilitator ASEAN Youtex Excursion Kuala Lumpur, Malaysia 2-6 mei 2016.
· Fasilitator ASEAN Youtex Excursion Singapore 9-13 mei 2016.

Pengalaman organisasi:
· Kreanovator Indonesia sebagai kordinator wilayah.
· Indonesia Youth Leader Alliance sebagai kordinator wilayah.

Berikut pesan singkat yang saya kutip dari wawancara bersama emen melalui aplikasi chating BBM yang ditujukan kepada seluruh anak muda indonesia :

“ Marilah menjadi generasi yang memiliki VISI, siap untuk BERAKSI dan mau BERKOLABORASI”. 


Selasa, 12 Juli 2016

Barapan Kebo Ciri Khas Budaya Sumbawa

Standard
kerbau karapan berjejer di garis start
Kerbau merupakan hewan yang paling penting bagi masyarakat sumbawa yang mayoritasnya merupakan masyarakat agraris. Kerbau atau dalam bahasa sumbawa “kebo” tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Kerbau yang lamban sangat diandalkan sebagai hewan penghela, terutama digunakan untuk membajak dan mengangkut hasil bumi. Selain menjadi hewan penghela, kerbau juga menjadi daging konsumsi yang umum selain sapi, kambing dan ayam. Tetapi karena tingkat reproduksinya yang lambat (satu atau lebih anak dalam tiga tahun atau lebih), membuat petani enggan menyembelih hewan pembajak yang sangat penting ini. 

persiapan pelepasan kerbau
Uniknya, bagi masyarakat sumbawa selain dimanfaatkan sebagai hewan penghela, kerbau juga dijadikan sebagai salah satu permainan adat sumbawa yang dikenal sebagai karapan kerbau.
Karapan kerbau atau “barapan kebo” merupakan permainan rakyat yang hanya ada dikabupaten sumbawa dan sumbawa barat. Tradisi ini digelar masyarakat suku samawa setiap menjelang musim tanam. Awalnya, tradisi ini dilaksanakan sebagai penghibur ketika musim hujan tiba yang selalu diikuti dengan musim tanam padi.
kerbau melaju kearah tiang saka
proses balapan
Barapan kebo ini dilakukan bukan seperti pacuan kuda yang dalam tiap rondenya beradu lari, namun dalam barapan kebo ini sepasang kerbau secara bergiliran melakukan sprint dari garis start ke garis finish. Dikatakan sepasang karena terdiri dari dua kerbau yang sama besar dan sama kekuatan larinya kemudian diikatkan pada “noga” (terbuat dari kayu). Sepasang kerbau ini dikendalikan oleh seorang pengendara / joki yang berdiri diatas “kareng” (kayu pijakan) yang salah satu ujungnya terikat dengan noga. 
Garis start tidak ada bedanya dengan garis start pada lomba lari, yang berbeda adalah garis finish. ada semacam tiang / tongkat yang ditancapkan di tengah sawah dan itu yang harus ditabrak sebagai garis finish, namanya adalah tiang saka. Yang merobohkan saka dan yang memiliki waktu yang tercepat yang tampil sebagai pemenang. Namun perlombaan ini selalu dikaitkan dengan mistis, setiap peserta lomba membawa “sandro” (dukun) untuk mengalahkan pesaing dan juga untuk memudahkan kerbau menabrak tiang saka, dikarenakan tiang saka dijaga oleh sandro dari pihak panitia yang bertujuan untuk menyulitkan kerbau saat melaju dan menargetkan tiang saka. 
proses balapan
Dalam perlombaan, kerbau akan dipisahkan berdasarkan besar dan usia kerbau, mulai kelas TK sampai kelas dewasa. Umur kerbau biasa mulai dari 1 tahun hingga 5 tahun atau ketika kerbau telah menapaki usia dewasa. 
Kerbau balap tidaklah sembarangan. Kerbau-kerbau ini memiliki ciri khusus berupa pusaran pada bulunya. Pusaran tersebut jumlahnya seimbang pada bagian tubuh kerbau misalnya dua pusaran dibagian kiri dan dua pusaran dibagian kanan. Kepala kerbau selalu memandang tegak kedepan dan tanduk kerbau tumbuh sempurna melengkung keatas. 
kerbau yang siap untuk mengikuti lomba

persiapan sebelum lomba
Arena barapan kebo adalah di areal sawah warga desa dengan kondisi becek dan digenangi air, luasnya sekitar 3 petak sawah. Sebelum digunakan sawah-sawah ini sudah dipersiapkan 1 atau 2 hari sebelumnya. Area lintasan barapan kebo biasanya dibersihkan dahulu agar memudahkan proses balapan. Disekitaran area barapan kerbo juga biasanya berada didekat kali atau sungai, itu memudahkan pemilik kerbau untuk membersihkan kerbau serta membersihkan badan mereka setelah selesai melakukan balapan. Lokasi juga selalu berada didekat jalan raya, itu bertujuan agar memudahkan peserta maupun penonton menuju lokasi. Disekitaran area barapan juga dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai tempat melakukan transaksi jual beli. berbagai macam jenis makanan dan minuman disediakan ditempat ini. Para pedagang mengaku mendapatkan omzet yang lebh besar dari hari-hari biasa.. 
arena karapan kerbau
Lokasi barapan kebo ini tidak ditentukan karena merupakan permainan rakyat, biasanya desa yang menjadi lokasi permainan adalah dusun pemulung, dusun batu alang, desa olat rawa, desa mapin kebak, dan desa-desa lainnya. 
kerbau dimandikan dahulu sebelum berlomba
Saya berhasil menyaksikan tradisi budaya Sumbawa ini didesa olat rawa, yang pelaksanaan kegiatan adalah dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan pada tanggal 05 juni 2016. Sungguh suatu tradisi yang wajib dilestarikan dan dikembangkan agar dijadikan sebagai salah satu sajian pariwisata di kabupaten Sumbawa, dan bagi masyarakat Sumbawa (tau samawa) menjadi pengetahuan akan budaya lokal kabupaten Sumbawa. 
barang elektronik yang menjadi hadiah bagi pemenang karapan kerbau

Senin, 11 Juli 2016

Pesona Pantai Labangka

Standard
Pesona Pantai Tanjung Panas
Labangka tidak hanya dikenal sebagai sentra jagung di kabupaten Sumbawa, namun juga menyimpan potensi wisata bahari dan merupakan surganya pantai-pantai indah yang ada di kabupaten Sumbawa. Pantai-pantai dilabangka memiliki struktur pasir putih dengan ukuran buih pasir sebesar butiran merica, pesona bawah lautnya adalah terdapat padang lamun yang begitu luas dengan berbagai jenis biota laut. Apabila air laut surut, anda akan menemukan beberapa laguna kecil yang tentunya laguna tersebut bukanlah rekayasa manusia, melainkan proses alam. Keadaan terumbu karang disepanjang kawasan pantai sudah rusak dan tidak terlalu baik untuk kegiatan snorkeling maupun menyelam. Diperkirakan kerusakan terumbu karang tersebut akibat dari bencana tsunami pada tahun 1977 yang pernah melanda daerah labangka. Namun demikian pantai dikawasan labangka tetap memiliki pesona eksotika pemandangan khas laut selatan. 


Jarak dan Waktu Tempuh  
Jarak kecamatan labangka dengan kota Sumbawa adalah 73.7 km dan waktu tempuhnya adalah sekitar 1 jam 35 menit melalui lintas Sumbawa-Plampang. 
Kecamatan labangka kemudian ditempuh melalui kecamatan plampang menuju kearah selatan sejauh 13 km dan waktu tempuh sekitar 40 menit dengan menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Ada sedikit rincian mengenai arah kecamatan labangka, yaitu setelah memasuki pusat kecamatan plampang tepatnya polsek plampang (sebelah kiri dari arah Sumbawa) sekitar beberapa puluh meter terdapat simpangan, nah pilihlah jalur simpang kanan. 


Pantai Leppu 
Berlokasi di desa suka mulya (labangka 3). 
pantai leppu
Untuk menuju ke objek wisata ini, pengunjung disarankan menggunakan kendaraan roda dua atau kendaraan khusus off road, karena medannya yang cukup menantang, dimana keadaan jalan batuan lepas akan menyulitkan saat berkendaran dan dibutuhkan keseimbangan. 
pemandangan pantai leppu
Namun semua perjuangan tersebut akan terbayarkan dengan pesona keindahan dari pantai leppu. anda langsung disuguhkan dengan pemandangan pantai yang luas, sepi sunyi, tak terjamah dan dengan hamparan pasir putih sejauh mata memandang. Apalagi ditambah dengan terpaan angin laut, akan langsung menyegarkan anda dan membuat rasa gerah dan lelah saat perjalanan hilang seketika. 

muara kecil di pantai leppu
Yang membuat lebih menarik lagi adalah terdapat tebing batu yang terpisah dari daratan dan menurut saya, mirip seperti objek wisata “tanah lot”. Sebagian tebing dibatasi oleh pasir putih dan terdapat muara kecil, sedangkan sebagian lagi terhubung langsung dengan laut.

Untuk menikmati pantai leppu, anda bisa naik ketebing karena dari atas tebing inilah keindahan dari pantai leppu terlihat jelas, anda bisa menyaksikan ombak-ombak yang cukup tinggi dan terhempas ke tebing serta pasir putih nan panjang dan meliuk-liuk. 
pemandangan alam pantai leppu


Pantai Tanjung Panas
Terletak di desa suka damai (labangka 4). 
Lokasi sangat mudah dijangkau, melalui jalan tani dengan keadaan jalan berbatu dan tanah. 

hempasan ombak dipantai tanjung panas

Pantai tanjung panas berbeda dengan pantai lainnya, biasanya pengunjung bisa langsung memarkirkan kendaraan dekat dengan pasir pantai. Dipantai ini pengunjung seolah-olah langsung berada diatas tebing. Dari atas tebing inilah anda akan langsung menyaksikan pesona pantai tanjung panas, terlihat jelas bentangan pasir putih yang berukuran hampir seluas lapangan sepak bola, memisahkan antara muara sungai dan laut. Proses pemisahan ini terjadi secara alami, akibat dari pasang surutnya air laut yang seakan-akan mendorong pasir dan menutupi aliran air muara. 
pasir putih seluas lapangan sepak bola di pantai tanjung panas
Dinamakan tanjung panas karena di lokasi pantai tidak terdapat pohon sehingga menyulitkan pengunjung untuk beristrahat. Namun anda jangan kawatir, untuk tempat istirahat dipantai terdapat goa yang tidak begitu dalam dan cukup lebar. Biasanya pengujung akan memanfaatkan goa tersebut sebagai tempat istirahat. Goa tersebut terhubung langsung dengan pasir pantai, sehingga pegunjung bisa langsung menikmati pemandangan laut sambil bersantai ria didalam goa. Untuk menuju goa anda akan menuruni tebing yang cukup terjal, tanpa adanya tangga ataupun alat bantu, hanya berpegangan pada batuan sekitar. 

goa tempat istirahat pengunjung

Pesona keindahan lain yang disuguhkan oleh pantai tanjung panas adalah pemandangan luas pasir putih dengan deburan ombak yang cukup tinggi. Anda dapat menyaksikan ombak-ombak besar yang terhempas ke tebing dan juga ombak-ombak yang menggulung dibibir pantai dan terhempas ke pasir. waktu yang paling tepat untuk mengunjungi pantai tanjung panas adalah pada waktu sore hari karena anda bisa menikmati sunset dipantai ini. 
sunset di pantai tanjung panas
Hanya saja dipantai ini dilarang keras untuk mandi, dikarenakan keadaaan ombak yang besar dan deras, dan merupakan daerah pertemuan arus laut. Sehingga sangat tidak aman bahkan sangat berbahaya.

Senin, 02 November 2015

LABANGKA ku Bersama ADVENTUROUS SUMBAWA

Standard
Kabupaten Sumbawa memiliki beraneka ragam wisata alam, taman wisata, taman budaya dan wisata kuliner yang patut dibanggakan. Namun perkembangan wisata di kabupaten Sumbawa masih dibilang jauh dibandingkan dengan wisata dipulau tetangga, seperti pulau Lombok. Mungkin menurutku wajar saja hal tersebut terjadi. Alasan nya karena untuk wisata dipulau Sumbawa masih banyak terdapat lokasi wisata yang belum terjamah dan belum diketahui oleh publik. Dimana lokasi wisata tersebut dilihat dari segi keindahannya, masih bisa bersaing dengan daerah – daerah lain. Sebut saja Air Terjun Agal yang menurut informasi merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia dengan suguhan pemandangan yang masih alami. Hidden paradise pulau moyo yang sangat eksotic. Gugusan pulau-pulau kecil Teluk Saleh dengan keindahan bawah lautnya, dan masih banyak lagi wisata-wisata lainnya yang patut diperhitungkan.
Untuk meningkatkan jumlah peminat wisata dan mempromosikan wisata di kabupaten Sumbawa. Berbagai macam komunitas pecinta alam lahir dengan sendirinya dikabupaten Sumbawa, mereka membawa misi mencari lokasi wisata baru, memperkenalkan kepada masyarakat dan dunia dan menjaga kelestarian alam tanpa merusak keindahan alam itu sendiri. Adventurous Sumbawa adalah termasuk salah satu komunitas pecinta alam yang ada disumbawa besar.

Pada hari sabtu 24 Oktober 2015, komunitas Adventurous Sumbawa melakukan sebuah perjalan wisata dengan bertemakan “We Go Adventure – Finding Hidden Paradise Of Labangka. Dan aku pun ikut andil dalam kegiatan. Dari tema tersebut terlihat jelas lokasi wisata yang akan kami eksplore dan yang coba kami promosikan adalah terletak di kecamatan labangka.

lokasi yang akan menjadi campsite kami ; Pantai Tanjung Panas
Kecamatan Labangka merupakan salah satu dari dua puluh dua kecamatan dalam wilayah administrasi Kabupaten Sumbawa yang terbagi menjadi 5 desa. Kecamatan Labangka terletak di bagian timur wilayah Kabupaten Sumbawa yang berbatasan dengan beberapa kecamatan . Jarak kecamatan Labangka dengan kota Sumbawa Besar adalah 73,7 km dengn waktu tempuh 1 jam 20 menit.

Dengan beranggotakan 145 partisipan, kami memulai perjalanan dengan berkumpul di depan Istana Putih (pandopo) Sumbawa pada pukul 06.00 wita dan tepat pukul 07.00 pagi tim berangkat dengan menggunakan sepeda motor lengkap dengan alat penunjang keselamatan berkendara. Untuk barang bawaan saat camp kami menggunakan kendaraan bak terbuka, ini memudahkan para pengendara sepeda motor agar tidak membawa terlalu banyak barang guna menjamin keselamatan.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari 1 malam, dengan dipimpin langsung oleh pendiri komunitas Adventurous Sumbawa “Bang Takwa” . kami dibagi dalam beberapa regu, dan setiap regu memiliki leader dan koordinasi, ini bertujuan supaya memudahkan pengontrolan peserta trip yang berjumlah cukup banyak. 
Untuk keamanan sendiri kami dibantu oleh polsek labangka dan dukungan dari camat labangka.

Tujuan pertama yang akan menjadi lokasi trip kami adalah pantai leppu didesa Suka Mulya (labangka 3). Mungkin diantara kita pernah mendengar atau mengenal yang namanya tanah lot, nah disumbawa pantai leppu lah tanah lotnya Sumbawa. 
Dengan adanya batuan besar dibibir pantai dengan dikelilingi pasir putih bersih dan dengan pemandangan lautan biru nan luas sangat cocok untuk lokasi liburan. Sungguh lokasi yang sangat indah.

Foto Keluarga Besar Adventurous Sumbawa di Pantai Tanjung Panas
Setelah puas bercengkerama dengan keindahan pantai leppu, kami melanjutkan perjalanan ke desa Labangka. Didesa labangka (labangka1) terdapat lokasi wisata yang tak kalah menariknya, memang kami akan mengunjungi lokasi pantai juga namun ini sedikit berbeda, pantai berpasir putih dengan alam bawah lautnya terbentang padang lamun, ternyata dipantai ini terdapat sebuah goa yang mana goa tersebut merupakan goa peninggalan sejarah, goa tersebut dinamakan Liang Dewa, dan dari sinilah kemudian pantai ini dinamakan Pantai Liang Dewa

Tak terasa kami telah menghabiskan sentengah hari perjalanan, tepat pukul 13.00 aku beserta sahabat-sahabat lainnya beristirahat sejenak untuk melepas lelah didesa Labangka. Setelah beristirahat cukup kamipun melanjutkan perjalanan ke lokasi ketiga, dan dilokasi ketiga inilah akan menjadi lokasi campsite kami.
Lokasi tersebut terletak dimuara kali “mata geluni” yaitu desa Suka Damai (Labangka 4). Lokasi campsite ini masih terbilang lokasi wisata yang terbaru dan menjadi tujuan utama pada trip. lokasi ini dinamakan pantai tanjung panas, dikatakan tanjung panas karena dilokasi tidak terdapat pohon dengan postur tanah merah dan kering, terdapat beberapa batuan karang juga.
Lokasi camp juga berada diatas tebing, untuk menuju ke bibir pantai kami mesti melewati terjalnya jalan, untuk kemanan pengunjung saat hendak menuju pantai, telah dipersiapkn tali sebagai tempat pegangan.

Inilah Camp Kami
Ditanjung panas ini menawarkan wisata pantai dengan luasnya pasir putih yang memisahkan antar pantai dengan muara kali, pesona sore hari yang begitu hangat dengan keindahan sunsetnya dan terpaan angin pantai yang menyejukkan ditambah lagi dengan gemuruh ombak yang terhempas ditepian karang pantai. Ombak dilokasi ini cukup mengerikan karena keadaan ombak yang cukup tinggi dan ditambah dengan arus pantai yang deras pula, sehingga pengunjung dilarang keras untuk mandi dilokasi pantai ini. Terdapat juga sebuah goa yag terhubung langsung dengan pasir pantai namun goa tersebut tidak begitu dalam. 

Proses Pemasangan Tenda Di Tanjung Panas
Camp kami pun sudah siap dan semua persiapan sudah terselesaikan sesuai dengan harapan. tidak terasa siang pun berganti malam. Kegiatan kami pada malam hari kemudian diisi dengan malam keakraban sesama peserta trip sembari menunggu malam puncak kegiatan yaitu malam keakraban dan pengenalan labangka yang dipimpin langsung oleh camat labangka bapak Hartono, S.Sos. Sungguh malam yang begitu hangat, berbincang-bincang mengenai pesona alam labangka, rencana-rencana kedepan tentang wisata labangka dan sedikit cerita-cerita lucu memecahkan keheningan malam itu. Kami pun larut dalam angan yang entah kemana. Sungguh malam yang luar biasa dengan pengalaman yang luar bisa pula.
Malam Keakraban Bersama Camat Labangka

Pagi pun menyambut kami dengan kehangatannya, rasa letih lelah yang kami alami selama dalam perjalanan berangsur-angsur sirna dan berganti dengan semangat baru lagi.
Kegiatan pagi diisi dengan penanaman pohon kelapa guna memperindah lokasi tanjung panas agar lebih sejuk lagi. Setelah itu dilanjutkan dengan pelepasan tukik dipantai tanjung panas. Saat proses pelepasan tukik, terpancar jelas disetiap raut wajah para peserta trip perasan bahagia dan mungkin lebih bahagia lagi, susah untuk mengungkapkannya yang jelas perasaan gundah, gelisah, galau, capek, dan permasalahan seolah-olah sirna dibawa angin laut dan terbakar oleh sinar mentari.
Akhirnya setelah proses bersih pantai dan pembongkaran tenda selesai, kami melanjautkan perjalanan kelokasi terakhir yaitu pantai sebekil didesa Suka Mulya (labangka 5).

Proses pelepasan tukik di Pantai Tanjung Panas
Menurutku pesona pantai sebekil hampir sama dengan pantai tanjung panas, hanya saja lokasi nya tanpa melewati tebing, pengunjung bisa langsung memarkirkan kendaraan di bibir pantai, banyak pohon disekitaran bibir pantai menjadi area persitirahatan pengunjung. Bedanya dengan tanjung panas adalah pesona pasir putih nya dipenuhi dengan bebatuan yang berasal dari sungai dengan ukuran cukup besar menutupi sebagian pasir pantai membuat pantai ini sedikit berbeda dengan pantai-pantai yang ada di labangka.

Tepat pukul 13.00 kami meninggalkan lokasi pantai sebekil dan berakhir pula lah kegiatan “we go adventure – finding hidden paradise of labangka”. Dengan penuh cerita suka duka dan keluh kesah kami beriringan pulang menuju ke labangka 1 dan menjadi lokasi berkumpul untuk pengecekan terakhir sebelum meninggalkan kecamatan labangka. 

Jadwal Kegiatan Adventurous Sumbawa
Hal-hal yang diperhatikan saat trip
Sungguh sebuah perjalanan yang sangat mengagumkan, bukan hanya pesona keindahan alam labangka yang kami rasakan dan kami peroleh namun rasa kekeluargaan yang telah tercipta disetiap peserta trip yang membuat cerita tersendiri. Kini labangka memiliki cerita kami, cerita tentang kehangatan, kebersamaan, keindahan, kekeluargaan dan cerita-cerita indah lainnya.
Peta Lokasi ; Sumber Google maps
Banner Kegiatan





Popular Posts